Trading Saat Berita Dirilis

Trading Saat Berita Dirilis

Diposting pada

Mendapatkan puluhan pips dalam beberapa menit atau bahkan detik, inilah yang diinginkan oleh semua trader di seluruh dunia. Namun apakah hal tersebut mungkin dan dapat terjadi?

Pada materi ini kita akan membahas bagaimana cara mendapatkan semua itu, tapi sebelumnya kami tekankan tidak ada sebuah “strategi ajaib” yang bisa mengubah dampak suatu berita terhadap pergerakan harga. Terserah kepada Anda untuk menggunakan strategi apapun.

Jika kita berbicara tentang open posisi bersamaan dengan berita yang dirilis, yang paling penting adalah menetapkan resiko seminimal mungkin.

Berita dan data ekonomi di kalender forex sangat beresiko tinggi karena dampaknya cukup besar bagi pergerakan harga.Jika Anda salah memprediksi maka hasilnya akan sangat buruk. Di sisi lain jika Anda benar maka cara ini cepat untuk mendapatkan puluhan pips hanya dalam beberapa menit.

Berita Apa Yang Cocok untuk Disimak?

Hampir setiap hari ada banyak berita atau data ekonomi yang rilis, walaupun kadang ada juga hari-hari di mana “sepi”, seperti menjelang hari libur. Banyak sekali trader pemula yang takut ketinggalan berita, walaupun hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan. Anda cukup mengikuti berita yang berdampak tinggi (biasanya berwarna merah di kalender forex).

Waktu berita ekonomi dirilis tergantung dari mana negara asal, contoh NFP adalah berita dari Amerika Serikat, maka dirilis pada sesi perdagangan Amerika.

Suatu berita ekonomi yang berdampak tinggi akan mempengaruhi pergerakan nilai mata uang yang bersangkutan dalam waktu singkat. Sementara yang berdampak medium atau low biasanya hanya berdampak kecil dan singkat, yang juga harus dipadukan dengan berita-berita lainnya.

Hampir semua pasangan mata uang (pair) bergerak secara berkorelasi satu sama lain. Misalnya ada berita yang dirilis dari Amerika Serikat (USD), maka semua pair yang diperdagangkan dengan USD akan langsung merespon berita tersebut.

Jika berita dirilis positif, USD akan terapresiasi, USD/JPY akan bergerak naik. Selain itu pair major akan melemah dikarenakan nilai USD yang menguat. Begitu juga dengan berita tentang CAD, yang hanya akan mempengaruhi pasangan dengan CAD

Seperti yang sudah disebutkan di atas, setiap berita tidak memiliki dampak yang sama. Anda dapat melihat tanggal rilis dan dampak berita di “Kalender Ekonomi”. Yang lebih penting adalah cari dan fokus pada berita yang memiliki dampak tinggi (high).

Mayoritas berita di kalender ekonomi merupakan sebuah laporan dari berbagai data tentang semua aktivitas ekonomi di suatu negara. Seperti Unemployment rate yang mengukur tingkat pengangguran. Retail sales yang mencatat penjualan ritel di toko-toko ecer atau supermarket. Dan masih banyak lagi data-data ekonomi lainnya seperti , neraca perdagangan, penjualan barang tahan lama, inflasi, GDP dan banyak lainnya.

Hal yang Perlu Diketahui Terkait Berita Ekonomi

Jika Anda trading ketika news dirilis, ada beberapa tips yang perlu diketahui:

-) Angka pada suatu data ekonomi sangat penting untuk Anda simak. Biasanya pada setiap kalender ekonomi ada beberapa kolom yang berisi angka dari forecast, actual dan previous. Actual sendiri adalah angka data yang dirilis untuk periode saat itu. Sedangkan forecast adalah angka data perkirakan yang diambil dari survei para ekonom. Sementara untuk previous adalah angka data dari periode sebelumnya.

-) Secara teorinya, mayoritas data ekonomi merupakan sebuah indikator yang mengukur pertumbuhan suatu sektor ekonomi, seperti GDP, CPI, employment dsb. Jadi untuk membaca kalender ekonomi adalah jika data actual lebih baik dari forecast, maka bisa disimpulkan bahwa sektor ekonomi tersebut membaik/tumbuh, maka mata uang yang bersangkutan. Sebaliknya jika data actual lebih buruk dari forecast, maka sektor ekonomi tersebut menurun dan mata uang akan melemah.

-) Jangan terpaku dengan angka-angka pada kalender ekonomi, karena setiap dampak terhadap pergerakan mata uang akan berbeda-beda. Ada data ekonomi yang memiliki dampak langsung ketika dirilis, ada juga yang memiliki dampak untuk jangka panjang, tergantung para pelaku pasar menafsirkan data tersebut.

-) Sebelum dirilis sebuah data/pengumuman ekonomi yang memiliki dampak tinggi (biasanya berwarna merah), Anda akan menemui dimana kondisi pair akan bergerak cenderung datar. Hal tersebut terjadi karena pasar sedang menunggu hasil dari agenda ekonomi tersebut. Ada sedikit tips untuk ini, ketika sebuah pair bergerak sangat datar – bervolume kecil sebelum rilis sebuah data/pengumuman ekonomi maka biasanya harga akan bergerak dengan volatilitas tinggi setelah rilis data tersebut.

-) “We buy the rumor and sell the news” – Sebuah istilah yang sering dilontarkan oleh trader fundamental. Ada yang mengatakan pasar forex adalah pasar ekspetasi, dimana para pelakunya mencoba memprediksi pergerakan harga di masa depan. Karena alasan tersebutlah ketika angka-angka pada suatu data ekonomi dirilis sesuai dengan perkirakan, harga tidak akan bergerak banyak karena sesuai dengan perkirakan. Anda bisa melihat contohnya ketika dirilis data Non-Farm Payroll pada tanggal 2 Agustus 2019. Ketika data NFP dirilis, pair dengan USD tidak bergerak terlalu tinggi karena hasil actual sesuai dengan perkirakan.

Resiko yang Sering Terjadi Ketika Trading Disaat Rilis Berita

Slippage : Bagi Anda yang mengetahui istilah ini tentu akan sangat sedikit “menjengkelkan” dan merasa dirugikan. Slippage biasanya terjadi ketika akan ada sebuah indikator ekonomi yang memiliki dampak penting akan dirilis. Seperti yang Anda ketahui, stop order yang sudah Anda tempatkan akan tidak sesuai harganya ketika terjadi slippage. Untuk buy stop, biasanya order akan dibuka lebih tinggi dari yang sudah ditetapkan. Sementara untuk sell stop, order akan dibuka lebih rendah dari yang sudah Anda tentukan. Hal ini terjadi karena ketika suatu agenda ekonomi penting dirilis, maka volatilitas yang terjadi saat itu akan meningkat dan broker akan meningkatkan spreadnya.

Order tidak tereksekusi seketika : Ketika agenda ekonomi penting dirilis, beberapa broker ada yang tidak mengizinkan Anda melakukan order langsung karena meningkatnya volatilitas. Ini biasanya terjadi pada broker yang menggunakan fix spread.

Spread membesar : Tentu Anda sudah mengetahui hal ini. Bagi Anda yang menggunakan broker dengan floating spread, broker akan meningkatkan spread karena volatilitas tinggi. Jadi Anda perlu berhati-hati. Usahakan membuka order 5 menit sebelum agenda ekonomi dirilis karena biasanya pada rentang waktu tersebut spread masih normal.

Contoh Menerapkan Trading Saat Berita Dirilis

Dalam contoh ini kita mengambil contoh dari beberapa pair/pasangan mata uang.

EUR/USD

Yang pertama adalah pasangan EUR/USD, dimana Euro adalah mata uang dasar dan Dolar AS adalah mata uang quote. Kita menjadikan acuan EUR dan USD sebagai mata uang dasar analisa kita untuk membuka posisi membeli/menjual.

Contoh 1 : Jika sebelum data berita dari zona Euro dirilis, dan Anda yakin berita itu akan positif dan menaikan nilai mata uang euro, maka Anda buy/membeli EUR/USD. Kita berharap setelah data berita dirilis data akan positif dan meningkatkan nilai mata uang euro terhadap dolar AS.

Contoh 2 : Jika sebelum data berita dari Amerika dirilis, dan anda yakin berita itu akan negatif dan akan menurunkan nilai mata uang dollar AS, maka Anda buy/membeli EUR/USD. Kita berharap berita yang dirilis akan negatif dan membuat nilai mata uang dollar AS menurun dibandingkan mata uang euro.

(EUR  + )—(USD – ) = pair EUR/USD  naik

(EUR – )—(USD + ) = pair EUR/USD turun

USD/JPY

Dalam contoh ini, USD/JPY adalah mata uang dasar. Jadi kita menjadikan acuan USD sebagai mata uang dasar analisa kita untuk membeli/menjual.

Contoh 1 : Jika sebelum data berita dari Amerika dirilis, dan Anda yakin berita itu akan positif nantinya untuk menaikan nilai mata uang Dollar AS, maka Anda buy/membeli USD/JPY. Kita berharap setelah data berita dirilis data akan positif dan meningkatkan nilai mata uang USD.

Contoh 2 : Jika sebelum data berita dari Amerika dirilis, dan Anda yakin berita itu akan negatif nantinya dan akan menurunkan nilai mata uang dollar AS, maka Anda sell/menjual USD/JPY. Kita berharap berita yang dirilis akan negatif dan membuat nilai mata uang dollar AS menurun dibandingkan mata uang JPY.

(USD + )—(JPY – ) = pair USD/JPY  naik

(USD – )—(JPY + ) = pair USD/JPY turun

GBP/USD

Dalam contoh ini, GBP/USD adalah mata uang dasar. Jadi kita menjadikan acuan GBP sebagai mata uang dasar analisa kita untuk membeli/menjual.

Contoh 1 : Jika sebelum data berita dari London dirilis, dan Anda yakin berita itu akan positif nantinya untuk menaikan nilai mata uang Pound, maka anda buy/membeli GBP/USD. Kita berharap setelah data berita dirilis data akan positif dan meningkatkan nilai mata uang Pound.

Contoh 2 : Jika sebelum data berita dari London dirilis, dan Anda yakin berita itu akan negatif nantinya dan akan menurunkan nilai mata uang dollar Pound, maka Anda sell/menjual GBP/USD. Kita berharap berita yang dirilis akan negatif dan membuat nilai mata uang Pound menurun dibandingkan mata uang USD.

(GBP + )—(USD – ) = pair GBP/USD  naik

(GBP – )—(USD + ) = pair GBP/USD turun

Seperti itulah kira-kira cara paling sederhana dari membaca news fundamental. Namun perlu diingat, contoh diatas hanya aplikasi sederhana saja. Bukan sebuah strategi yang pasti dan baku untuk diaplikasikan pada trading saat berita. Kami berharap Anda lebih berhati-hati dan mempelajari setiap data dan indikator ekonomi yang berkaitan dengan faktor fundamental.

Kesimpulan

Trading disaat news dirilis sering dipraktekan oleh mereka yang biasanya trader pemula. Mereka mencoba mengakali market dengan cara menempatkan 2 buah stop order seperti buy stop dan sell stop secara bersamaan dengan harapan harga akan bergerak searah dengan sangat kuat. Tentu praktek ini sangat sekali tidak disarankan dan bukan tindakan yang bijak.

Atau di saat 1 menit jelang news dirilis Anda memperkirakan apa yang akan terjadi selanjutnya dan nekat membuka posisi dengan harapan order Anda sesuai dengan pergerakan pasar setelah news dirilis. Memang Anda bisa mendapatkan profit yang banyak dalam waktu singkat, tapi jangan lupa Anda juga bisa mengalami loss bahkan Margin Call jika menggunakan lot yang berlebihan.

Ingat, trading adalah sebuah bisnis yang mengharuskan Anda untuk terus berusaha lebih baik lagi. Trading adalah bisnis jangka panjang. Jika Anda belum mengenal suatu berita atau belum bisa memahami analisa fundamental, alangkah baiknya Anda tidak melakukan trading disaat berita akan dirilis. Cari momen yang sesuai dengan apa yang sudah Anda ketahui. Ingat, trading bukanlah sebuah perjudian yang mengandalkan untung-untungan semata – trading adalah bisnis untuk jangka panjang.

Add a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 komentar